Tips Wawancara Kerja yang Efektif

interview kerja

Semakin ketatnya persaingan di zaman globalisasi dan modernisasi seperti saat ini, membuat banyaknya pencari kerja mempersiapkan diri sebaik-baiknya agar dapat mewujudkan harapan dan keinginan mereka. Tak terkecuali persiapan mereka pada saat menghadapi wawancara kerja.

Untuk menghadapi wawancara dengan bahasa Inggris maupun untuk berbagai keperluan, sesuaikanlah dengan usernya sehingga anda bisa terlihat capable seperti tips wawancara user bank BNI, Garuda Indonesia dan lain sebagainya. Hal ini agar anda bisa menghadapi dan menyelesaikan dengan trik yang benar sehingga anda bisa sukses.

Secara garis besar, wawancara terbagi menjadi dua, yaitu tahap awal dan tes wawancara tahap akhir. Persiapkanlah dengan seksama, maka kemungkinan anda untuk berhasil akan lebih besar dan untuk menunjang hasil akhir yang sukses.

Untuk dapat melalui sesi wawancara kerja dengan baik, anda butuh tips wawancara yang efektif dan tepat yang secara umum dibutuhkan dalam berbagai sesi wawancara. Bahkan jika tips wawancara yang efektif bisa diterapkan oleh fresh graduate, maka keberhasilan dan kesuksesan ada di depan mata untuk meniti karir selanjutnya.

Berikut ini ada 3 pertanyaan serta jawaban yang sering keluar pada saat proses wawancara kerja

Kelebihan utama anda.
Jika pihak perusahaan menanyakan kepada anda mengenai apa kelebihan utama anda maka jawablah dengan memilih potensi anda yang relevan dengan bidang pekerjaan yang anda lamar. Hindari juga respon yang generik seperti pengakuan bahwa anda adalah pekerja keras. Akan lebih baik jika anda memberikan respon berupa, “Saya selalu disibukkan oleh daftar poker online pekerjaan yang saya buat sendiri. Karena saya tidak mau pulang sebelum pekerjaan di kantor belum selesai semua.

Kekurangan anda yang paling jelas.
Jika pihak perusahaan menanyakan kepada anda mengenai apa kekurangan anda yang paling jelas, maka anda bisa menjawabnya dengan tidak mengatakan bahwa anda seorang perfeksionis, karena ini menunjukkan bahwa anda sombong. Akan lebih baik jika anda berkata jujur dan menyebutkan kelemahan anda yang jelas. Seperti misalnya, anda memiliki kelemahan menghitung di luar kepala dan karena itu anda mengatasinya dengan membawa kalkulator. Tapi kemudian anda susul dengan kelebihan anda.

Besar gaji yang anda minta.
Jika pihak perusahaan menanyakan kepada anda tentang berapa besar gaji yang anda minta maka silakan anda jawab dengan menyebutkan gaji yang besarnya realistis. Lihat juga mata pewawancara kemudian sebutkan jumlah dan berhentilah berbicara. Bila anda sudah bekerja, anda jangan berbohong tentang gaji yang anda terima di kantor sebelumnya. Jika anda merasa gaji anda di kantor yang sekarang terlalu kecil maka anda harus memberikan penjelasan.

Selain pertanyaan di atas, ada juga beberapa hal yang harus anda perhatikan saat menghadapi wawancara kerja. Komunikasi non verbal, seperti bahasa tubuh, sikap dan perilaku adalah suatu hal yang juga harus anda perhatikan saat anda menghadapi wawancara. Jika salah maka dapat mengakibatkan anda kehilangan pekerjaan impian anda. Jadi pada saat wawancara, hal ini sangat berpengaruh dalam mendapatkan pekerjaan yang anda impikan. Berikut ini adalah komunikasi non verbal yang perlu anda perhatikan.

Berjabat tangan.
Menjabat tangan pewawancara adalah salah satu hal yang harus dilakukan pada saat wawancara. Berjabat tangan akan memberikan penilaian yang positif kepada anda ketika pertama kali bertemu dengan pewawancara. Jangan berjabat tangan dengan lesu tapi berjabat tanganlah dengan yakin dan percaya diri. Pastikan tangan anda kering. Buatlah mereka terkesan pada saat berjabat tangan dengan anda.

Jangan terlalu banyak mengangguk kepala.
Jika anda mengira menganggukkan kepala adalah cara yang baik, perkiraan anda salah. Karena pada kenyataannya terlalu banyak menganggukkan kepala dapat membuat anda terlihat sebagai yang tidak mengerti apa-apa.

Bertopang dagu.
Bertopang dagu pada saat proses interview berjalan akan memberikan penafsiran yang negatif terhadap diri anda di mata pewawancara. Jadi hindari bertopang pada saat proses wawancara, karena akan membuat anda terlihat tidak serius dan terkesan seperti malas untuk mengikuti sesi wawancara tersebut.

Jangan kosongkan padangan.
Pandangan yang kosong akan di tafsirkan bahwa anda tidak mengerti apa yang dipertanyakan pada proses wawancara. Oleh karena itu jangan kosongkan pandangan tapi tataplah mata pewawancara dan perhatikan setiap pertanyaan dengan sungguh-sungguh.

Nah itulah beberapa tips untuk menghadapi wawancara kerja. Proses wawancara adalah hal yang paling mendebarkan bagi pencari kerja. Oleh karena itu persiapkanlah semaksimal mungkin dan jadikan proses ini sebagai momentum anda untuk mendapatkan pekerjaan yang anda impian.